Home Cerita Dunia Beberapa Fakta Bisnis Prostitusi Yakuza

Beberapa Fakta Bisnis Prostitusi Yakuza

184
0
SHARE

Cerita-Dunia.com – Yakuza bisa dibilang salah satu organisasi mafia paling berbahaya di dunia. Mereka eksis sejak dulu dan sukses bertahan hingga hari ini. Pengaruh kelompok penuh disiplin ini juga begitu besar di dunia bawah Jepang, dan bisa dibilang hampir mustahil untuk bisa diberantas begitu saja.

Terkait bisnisnya, yakuza juga menghidupi diri dengan melakukan berbagai macam aksi ilegal. Mulai dari perjudian, obat-obatan, pencucian uang, sampai prostitusi. Terkait bisnis prostitusi yang dijalankan oleh Yakuza, ada beberapa fakta mengerikan disana. Mereka selama iniĀ  dikabarkan kerap mengeksploitasi wanita untuk dijadikan objek untuk menghasilkan uang.

Beritku dibawah ini adalah beberapa fakta tentang bisnis prostitusi yang dijalankan oleh Yakuza.

1. Nyotaimori.
Istilah ini secara sederhana adalah menjadikan wanita tanpa busana sebagai nampan yakni bagian atas tubuhnya dijadikan tatakan makanan.
Pemerintah Jepang jelas melarang ini, tapi seseorang bisa mendapatkan layanan itu dengan membayar Yakuza. Sekitar Rp 1,4 juta per sesi. Yakuza juga mengizinkan si wanita ini untuk diapa-apakan asalkan si penyewa membayar biaya tambahan.

2. Bisnis DVD Dewasa
Di Jepang sendiri DVD dewasa adalah legal, namun ada syaratnya. Misalnya harus memburamkan bagian tubuh tertentu karena dinilai tidak pantas.

Yakuza sendiri mungkin melakukan investigasi, lalu didapatkan kesimpulan jika penikmat video dewasa di Jepang tak suka dengan sensor. Kemudian Yakuza berinisiatif untuk membuat DVD dewasa versi tanpa sensor & hasilnya gila. Dalam satu bulan, mungkin mereka mengantongi setengah miliar rupiah dari DVD ini. Aksi ini jelas bertentangan dengan regulasi pemerintah, dan akhirnya seringkali pihak otoritas melakukan penyitaan terhadap DVD hasil karya Yakuza.

3. Pijat Plus-Plus Juga Dijalankan Oleh Yakuza
Beberapa merupakan usaha pribadi, namun mayoritas adalah bisnis milik Yakuza. Tidak ada perbedaan yg begitu mencolok antara pijat plus-plus Yakuza dan lainnya. Hanya saja versi si mafia, biasanya tarifnya lebih mahal.
Alasannya adalah karena wanita-wanitanya memang pilihan. Jaringan Yakuza itu sangat luas, sehingga mudah bagi mereka untuk mendapatkan wanita cantik macam apa pun.

4. Ayam Kampus Ala Yakuza
Yakuza ternyata juga mengincar mahasiswi untuk dilibatkan dalam jaringan bisnis mereka. Yakuza melakukan perekrutan dengan menginvestigasi siapa-siapa yg mengalami kesulitan keuangan. Begitu ketemu, mereka akan memberikan tawaran. Banyak mahasiswi yang tertarik lantaran mereka tak punya pilihan. Bayaran yg didapatkan para mahasiswi ini lumayan banyak dari pada bekerja sambilan. Di samping itu, tidak selalu mereka juga disuruh untuk melayani klien. Ada kalanya para mahasiswi itu hanya melakukan sesi foto tanpa busana, atau menemani pria hidung belang karaoke.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here