Home Cerita Unik Ingin Bisa Membaca Bahasa Tubuh Seseorang? Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan

Ingin Bisa Membaca Bahasa Tubuh Seseorang? Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan

92
0
SHARE

cerita-dunia.com – Ekspresi wajah, gestur, dan postur adalah bagian dari bahasa tubuh untuk berkomunikasi secara non-verbal. Menurut para ahli, bahasa tubuh ditunjukkan secara alami ketika seseorang ingin menyampaikan informasi, tapi tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Itulah sebabnya membaca bahasa tubuh seseorang sangat penting untuk memahami situasi. Untuk lebih jelas, simak ulasannya berikut ini.

Hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika mencoba membaca bahasa tubuh seseorang

Apa gunanya membaca bahasa tubuh? Bila Anda ingin memiliki komunikasi yang baik dengan orang lain, maka penting mempelajari bahasa tubuh. Lewat bahasa tubuh, Anda dapat menilai bagaimana kepribadian, kebenaran perkataan, bahkan mengetahui perasaan seseorang yang sebenarnya. Bahasa tubuh bersifat universal atau umum, artinya semua orang di dunia menggunakannya tanpa dibatasi oleh perbedaan bahasa. Oleh karena itu, bahasa tubuh dianggap lebih kaya dengan makna dan arti dibanding bahasa verbal yang hanya berupa kata-kata saja. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam membaca bahasa tubuh seseorang, seperti:

1. Ekspresi wajah

Ekspresi wajah merupakan salah satu bagian dari bahasa tubuh. Anda bisa mengetahui perasaan seseorang hanya dengan melihat ekspresinya saja. Kata-kata yang dikeluarkan seseorang bisa saja tidak benar atau berupa kebohongan, tapi ekspresi yang ditunjukkannya mungkin menunjukkan situasi yang sebenarnya. Penelitian menunjukkan bahwa ekspresi wajah mampu memperlihatkan kredibilitas, keramahan, dan kecerdasan seseorang. Beberapa contoh emosi yang dapat diekspresikan melalui ekspresi wajah meliputi:

  • Bahagia, gembira, atau senang
  • Sedih
  • Marah
  • Heran
  • Bingung
  • Takut
  • Menghina, mengejek, atau merendahkan
  • Kaget

2. Mata

Selain ekspresi wajah, mata mampu mengungkapkan banyak hal, baik itu yang sedang dirasakan atau dipikirkan oleh seseorang. Ketika Anda sedang terlibat percakapan dengan orang lain, memerhatikan gerakan mata adalah hal penting. Saat membaca bahasa tubuh, perhatikan sinyal mata berikut ini.

Tatapan mata

Ketika seseorang melihat langsung ke mata Anda saat melakukan percakapan, ini menunjukkan bahwa ia tertarik dan memperhatikan topik yang sedang dibicarakan. Namun, bila kontak mata yang dilakukan cukup lama dan tajam, bisa dibilang ini tanda adanya ancaman. Di sisi lain, memutuskan kontak mata dan sering berpaling menunjukkan bahwa orang tersebut merasa terganggu, tidak nyaman, atau mencoba untuk menyembunyikan perasaan sebenarnya dari dari Anda.

Kedipan mata

Berkedip itu wajar, tapi Anda juga harus memerhatikan seberapa banyak lawan bicara Anda melakukan kedipan mata. Orang sering berkedip lebih cepat jika mereka sedang merasa tertekan, tidak nyaman, atau ketika sedang berbohong.

Ukuran pupil

Bagian tengah mata yang berwarna lebih gelap adalah pupil. Sebenarnya ini berfungsi untuk menyesuaikan keadaan cahaya di lingkungan. Dalam keadaan gelap, ukuran pupil akan membesar dan begitu pula sebaliknya. Bukan hanya cahaya, emosi juga menyebabkan perubahan pada ukuran pupil. Contohnya, seseorang yang tertarik atau merasa terangsang melihat sesuatu, pupil matanya akan membesar.

3. Gerakan bibir

Saat Anda mengamati ekspresi wajah, perhatikan juga gerakan bibirĀ  yang dilakukan oleh lawan bicara Anda. Terutama saat seseorang tersenyum. Senyum tidak selalu menandakan rasa senang atau bahagia, ada banyak emosi yang ditutupi dengan senyuman. Saat membaca bahasa tubuh seseorang, gerakan bibir yang Anda perhatikan meliputi:

  • Menggigit bibir menunjukkan perasaan khawatir, cemas, takut, tidak aman, dan tertekan.
  • Mengatupkan bibir pertanda ketidaksetujuan, ketidakpercayaan, atau ketidaksukaan.
  • Ujung bibir turun ke bawah menunjukkan ketidaksetujuan atau kesedihan.

4. Gestur

Gestur merupakan sinyal bahasa tubuh yang paling jelas dan mudah dimengerti. Misalnya melambaikan tangan, mengepalkan tangan, menunjuk seseorang, atau membuat tanda V dengan jari. Sayangnya, tidak semua negara memaknai gestur dengan arti yang sama. Contohnya saja, gestur acungan jempol. Gestur ini bisa diartikan sebagai apresiasi kepada seseorang, tapi juga memiliki arti lain yaitu terserah bila di negara Iran. Bukan hanya itu, acungan jempol juga pertanda membutuhkan tumpangan pada kendaraan yang lewat.

5. Posisi tangan dan kaki

Posisi lengan dan kaki juga berguna untuk menyampaikan infomasi secara tidak langsung. Seseorang yang menyilangkan tangan bermaksud untuk mempertahankan diri atau melindungi diri. Sementara menyilangkan kaki ditunjukkan ketika seseorang membutuhkan privasi. Menggerakan jari atau menggerakkan kaki dengan cepat menunjukkan peraasan gelisah, bosan, tidak sabar, atau tertekan. Kemudian, melipat tangan di dada menunjukkan sikap berkuasa, bosan, atau marah.

6. Postur

Postur tubuh bukan hanya memengaruhi kesehatan, tapi juga menunjukkan bahasa tubuh, yaitu karakteristik kepribadian seseorang. Orang yang memiliki posisi duduk tegak menunjukkan bahwa ia orang yang fokus dan memperhatikan hal yang sedang dilakukannya. Sementara orang yang duduk dengan tubuh membungkuk ke depan atau ke sisi lain, mengisyaratkan kebosanan dan ketidakpedulian. Orang yang memiliki postur tubuh terbuka dan tegap biasanya memiliki sifat yang terbuka dan ramah. Sebaliknya dengan orang yang memiliki postur tubuh membungkuk menunjukkan perasaan tidak semangat atau kecemasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here