Home Cerita Dunia Sedang Hamil Muda Tapi Ingin Berpuasa? Lakukan Persiapan Ini!

Sedang Hamil Muda Tapi Ingin Berpuasa? Lakukan Persiapan Ini!

151
0
SHARE

cerita-dunia.com – Selamat datang bulan Ramadan! Apa yang membedakan bulan puasa tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya?

Jika kehadiran janin menjadi hal yang membedakan bulan puasa tahun ini, pastilah Mama bimbang apakah ingin ikut puasa atau tidak.

Jika Mama sedang hamil, hukum Islam tidak mengharuskan Mama untuk berpuasa. Mama dapat mengganti puasa setelah melahirkan atau membayar fidyah.

Namun, jika Mama tetap ingin berpuasa pada kehamilan trimester pertama, kamu perlu memastikan bahwa Mama dan janin dalam keadaan kuat dan sehat ya.

Ada beberapa hal yang harus Mama perhatikan ketika ingin berpuasa pada saat hamil trimester pertama.

Apa saja?

1. Konsultasikan kesehatan Mama pada dokter kandungan

Jika Ramadan bertepatan dengan musim kemarau, ibu hamil dapat berisiko mengalami dehidrasi lebih besar dibandingkan saat sedang tidak hamil.

Untuk itu, jika kamu merasa ingin sekali berpuasa dan merasa kuat sebaiknya kamu tetap melakukan konsultasi kesehatan kamu dan janin sebelum memutuskan untuk berpuasa ya.

Saat memeriksa kesehatan, terdapat kemungkinan komplikasi yang terjadi seperti diabetes dan anemia. Jadi, selain memeriksakan kandungan Mama juga jarus memantau kadar gula darah.

Puasa kurang baik jika dilakukan pada ibu hamil yang menderita diabetes atau kurang darah. Be aware!

2. Jangan mengonsumsi minuman berkafein

Saat berpuasa, hindari minuman yang mengandung kafein ya Ma, seperti kopi, teh, dan cola.

Menguranginya jauh sebelum bulan puasa dapat mencegah sakit kepala berlebih. Jika benar-benar ingin mengonsumsinya, jangan minum lebih dari 200mg kafein atau sekitar dua cangkir kopi instan ketika Mama hamil.

Ingat Ma, minuman cokelat dan teh hijau juga mengandung kafein jadi sebaiknya dihindari ya.

3. Hindari melakukan pekerjaan rumah

Saat Mama berpuasa ketika hamil muda, Mama sebaiknya mengurangi bahkan tidak sama sekali melakukan pekerjaan rumah selama Ramadan.

Mama memerlukan tenaga lebih saat berpuasa, jadi sementara simpanlah tenaga tersebut dengan sebaik mungkin ya.

Mama bisa minta tolong Papa atau orang terdekat untuk melakukan pekerjaan rumah tangga.

4. Buatlah buku harian makanan

Nah, persiapan selanjutnya adalah Mama sebaiknya membuat buku harian yang berisi menu sahur dan buka puasa selama satu bulan penuh.

Isilah agenda tersebut dengan pilihan menu sehat yang baik bagi Mama dan janin selama berpuasa.

Dengan membuat buku harian menu Ramadan, Mama dapat mengatur dengan baik setiap asupan makanan yang dikonsumsi ketika berpuasa.

5. Rencanakan lebih awal kebutuhan selama puasa

Agar perencanaan menu berpuasa lebih terstuktur dengan baik, Mama dan Papa bisa mulai mempersiapkan lebih awal dengan melakukan belanja dan membagi tugas selama sebulan penuh.

Mama yang sedang hamil bisa saling berbagi tugas dengan anggota keluarga lain, seperti siapa yang membangunkan sahur, memasak ketika sahur atau buka puasa, dan tugas-tugas lainnya.

Dengan pembagian tugas yang baik, segala pekerjaan pun akan lebih ringan untuk dilakukan. Setuju?

Bagaimana Ma, apakah akan menjalankan ibadah puasa dalam keadaan puasa? Jika masih ragu, Mama dapat mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan saat berpuasa bagi ibu hamil muda di sini ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here